Cara Membuat Proposal Skripsi

Ketika anda sudah memasuki semester akhir, maka artinya anda sudah harus segera bersiap-siap untuk menyambut tugas akhir yang harus anda kerjakan sebelum lepas dari kampus. Saat ini ada dua format pengujian yang digunakan untuk mengukur kompetensi akhir mahasiswa, yaitu tugas akhir dan skripsi. Utamanya yang kami sebutkan terkahir menjadi salah satu tugas akhir yang sifatnya merata dan telah menjjadi standar umum utamanya untuk mahasiswa S1.

Skripsi sendiri merupakan sebuah karya ilmiah yang lebih banyak merujuk pada penjelasan atas sebuah fenomena. Dalam skripsi anda dituntut untuk dapat menjelaskan suatu fenomena yang terjadi pada objek penelitian. Namun terdapat proses untuk memulai pembuatan skripsi yang dinamakan proposal skripsi. Proposal skripsi adalah sebuah pengajuan penelitian yang dilakukan mahasiswa dengan tujuan apakah sebuah judul dan topik penelitiannya dapat diterima sehingga dilanjutkan dengan pembuatan skripsi secara penuh. Nantinya proposal skripsi yang dibuat masih harus diujikan dalam acara seminar proposal untuk menguji logika penelitian yang akan dilakukan oleh mahasiswa.

Dalam pembuatan proposal skripsi dibutuhkan berbagai upaya untuk pembuatannya, termasuk menentukan detail-detail penelitian yang nantinya digunakan. Namun pada dasarnya anda bisa melakukannya dengan tetap berkonsultasi dengan dosen pembimbing skripsi anda. Anda tetap bisa membuatnya dengan memperhatikan arahan dari dosen anda. Selebihnya anda harus mencoba untuk merangkai bagian per bagian dalam pembuatan proposal skripsi. Berikut langkah-langkah yang harus anda lalui untuk membuat sebuah proposal skripsi:

  1. Menentukan Topik Skripsi

Tentukan terlebih dahulu tema penelitian anda atau yang sering disebut topik. Topik dalam konteks skripsi merupakan isu utama yang nantinya hendak anda teliti bersamaan dengan objek penelitian anda. Ibarat anda akan menggambar, maka anda sudah punya rencana apa yang akan anda gambar begitu juga skripsi. Anda bisa mencari topik dari penelitian sebelumnya berupa skripsi, jurnal, tesis dan disertasi. Setelah itu anda konkretkan topik yang ingin anda ambil, lalu anda tinggal mencari objek penelitian untuk mendapatkan data penelitian nantinya.

  1. Judul Skripsi

Hal kedua yang harus anda lakukan adalah membuat sebuah judul penelitian yang hendak anda lakukan. Judul penelitian biasanya terdiri atas subjek (topik penelitian) dan objek (tempat atau sumber data utama dalam penelitian). Pastikan bahwa anda membuatnya berdasarkan format tersebut. Anda juga bisa menambahkan objek penelitian apabila memang penelitian anda ingin membandingkan kedua objek dalam satu penelitian. Anda juga bisa meminta bantuan dosen pembimbing skripsi anda untuk menolong anda dalam menyusun judul skripsi anda.

  1. Membuat Latar Belakang

Jika anda sudah membuat judul, maka selanjutnya anda harus membuat pengantar dimana hal tersebut merupakan dasar skripsi yang hendak anda buat. Inilah yang dinamakan sebagai latar belakang, dimana anda harus meletakkan dasar penelitian anda dalam bentuk penjelasan. Anda bisa memulainya dari fenomena lalu ke kasus konkret untuk membuat latar belakang ini.

  1. Rumusan Masalah

Pada bagian ini anda diharuskan untuk menentukan pertanyaan penelitian untuk menjawab tantangan dalam penelitian anda. Dalam skripsi, penjelasan deskriptif lebih diutamakan sehingga pertanyaan bagaimana (how) adalah yang paling umum dituliskan. Anda bisa menuliskan dua sampai tiga pertanyaan untuk rumusan masalah ini.

  1. Tujuan

Pada dasarnya setiap penelitian memiliki maksud berupa tujuan dan manfaat ketika ditulis. Namun anda harus berhati-hati dalam menuliskan hal ini, dikarenakan tujuan penelitian biasanya lebih dari sekedar “mengetahui” namun juga eksplorasi, kritik dan sejumlah fungsi lain dalam paradigma penelitian. Jadi anda perlu merumuskan tujuan penelitian berdasarkan apa yang hendak anda cari dalam sebuah penelitian. 

  1. Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian pada dasarnya merupakan nilai yang ditawarkan dalam sebuah penelitian. Artinya penelitian pasti mengarah kepada perbaikan pemahaman, menambah variasi keilmuan, atau bisa juga untuk menjadi pemicu bagi siapapun untuk melakukan penyelidikan menyeluruh agar suatu keilmuan relevan dan berkembang sesuai perkembangan zaman. Itulah mengapa manfaat penelitian terbagi menjadi dua, yaitu secara teoritis (manfaat bagi perkembangan teori dan konsep) maupun praktis (manfaat yang dirasakan secara nyata). Pada bagian ini anda dapat menuliskan manfaat secara teoritis dan apa yang menjadi harapan bagi penelitian anda.

  1. Tinjauan Pustaka

Pada bagian ini anda harus menuliskan penelitian utama yang anda jadikan rujukan skripsi untuk mengetahui apa yang menjadi perbedaan antara penelitian anda dan yang dilakukan sebelumnya. Setiap penelitian terdahulu memiliki tujuan yang mungkin berbeda dengan apa yang hendak anda tulis dalam skripsi. Anda bisa menuliskan perbedaan-perbedaan tersebut pada bagian ini dengan minimal menulis tiga penelitian yang mirip atau hampir sama dengan yang anda kerjakan.

  1. Kerangka Teori

Bagian ini anda harus menuliskan teori yang hendak anda gunakan dalam menjelaskan temuan data pada bagian pembahasan. Fungsi dari kerangka teori ini adalah untuk menjelaskan apa yang anda pikirkan mengenai penelitian ini beserta dengan pemahaman anda terhadap sebuah teori atau konsep. Anda bisa menuliskan teori beserta konsep sebagai pelengkap dari teori. Anda juga bisa menuliskan teori dari digunakan dalam penelitian sebelumnya sebagai perbandingan. Anda juga harus menjelaskan hubungan teori dan konsep, apakah keduanya berhubungan atau hanya untuk mempermudah penjelasan. Selanjutnya anda bisa berkonsultasi dengan dosen pembimbing untuk menyusun teori dan konsep.

  1. Metode Penelitian

Pada bagian ini anda diharuskan untuk menentukan cara dan jenis dari penelitian yang akan anda bedah. Secara umum penelitian terbagi menjadi dua jenis penelitian yaitu kualitatif atau kuantitatif. Namun analisis data sangat bervariasi tergantung seperti apa setiap keilmuan dalam menggunakan teknik analisis datanya. Begitu juga sifat penelitiannya apakah deskriptif, eksploratif atau naratif. Anda juga harus menentukan detail penelitian pada bagian ini seperti subjek dan objek penelitian, teknik pengumpulan data (wawancara,survey, kuesioner, atau data digital) analisis data, dan sajian data. Artinya anda harus terlebih dahulu memahami metodologi penelitian beserta cara-cara pemilihannya supaya skripsi anda dapat terdeskripsikan dengan baik.

  1. Sistematika Pembahasan

Terakhir dalam proposal anda harus memiliki rencana bagaimana susunan skripsi yang hendak anda tulis seluruhnya. Anda tinggal menuliskan apa saja yang akan anda tulis dari awal hingga akhir skripsi secara singkat pada bagian ini.

Saran

Penyusunan proposal skripsi biasanya membutuhkan beberapa hal teknis yang harus anda perhatikan jika anda tidak ingin ada kesalahan yang tidak perlu untuk dilakukan. Terkadang hal-hal semacam itu menjadi masalah tersendiri dan mempengaruhi penyusunan proposal. Oleh karena itu ada beberapa hal yang disarankan untuk anda lakukan dalam menyusun proposal skripsi:

  1. Sangat dimungkinkan bahwa judul skripsi anda baik dalam proposal atau ketika sudah jadi penuh nantinya berubah. Hal ini dikarenakan penyesuaian dan revisi yang dilakukan terus-menerus supaya tulisan menjadi lebih baik. Anda harus telaten dalam mengikuti dan mempertimbangkan setiap masukan dalam proposal skripsi anda. Selain itu perlu adanya judul yang baik dengan menentukan subjek dan objek yang tepat agar proposal skripsi lebih diterima.
  2. Dalam skripsi penilaian yang paling umum adalah kerapian tulisan (meliputi penulisan referensi sampai keaslian tulisan) dan logika penelitian. Oleh karena itulah dua hal tersebut harus menjadi perhatian utama mahasiswa dalam penyusunan proposal skripsi hingga nantinya selesai.
  3. Hendaknya penulisan proposal harus memperhatikan hubungan antar satu paragraf dengan paragraf lainnya serta antar bagian dengan bagian lainnya. Terutama pada bagian kerangka teori dan konsep dimana keduanya merupakan satu kesatuan yang berhubungan. Usahakan anda dapat menjabarkan teori dan konsep secara bersambung sesuai dengan cara berpikir dan pemahaman anda.
  4. Setiap dosen pembimbing skripsi biasanya memiliki gaya tulisan berbeda-beda dengan penekanan yang juga beragam. Ada baiknya anda berkonsultasi secara intens dengan dosen pembimbing skripsi tentang proposal skripsi yang anda buat. Hal ini jelas membantu anda dalam menyusun proposal skripsi sebelum nantinya diseminarkan agar hasilnya dapat maksimal sehingga anda bisa melanjutkan kepenulisan skripsi anda hingga akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *